Warga Dukuh Ngembak Membutuhkan Jembatan

IMG_9409

Warga dukuh Ngembag Menyebrangi Sungai Dengan Membawa Hasil Panen

Blora,- Warga dukuh Ngembak Desa Sumberejo Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora mengajukan proposal jembatan penghubung desa kepada Gubernur Jawa Tengah. Karena jembatan tersebut memang sangat dibutuhkan untuk akses jalan penghubung dukuhan dan pedesaan tersebut. Anggota Komisi B DPRD Jateng Arif Rohman terus mengawal untuk terealisasinya jembatan penghubung desa yang ada di desa Sumberejo tersebut. “ mereka sudah mengajukan proposal dan proposalnya sudah saya terima untuk nantinya segera saya ajukan ke gubernur agar bisa di ajukan pada perubahan APBD Jawa Tengah,” kata Anggota Komisi B DPRD Jateng Arif Rohman (19/5/2015).

Setelah Arif Rohman meninjau sungai yang sering digunakan untuk menyebrang para warga dukuh Ngembak Desa Sumberejo Kecamatan Ngawen dan sekitarnya beberapa waktu lalu. Menyatakan bahwa mereka sangat membutuhkan akses jembatan itu, Arif Rohman akan terus coba untuk membatu agar akses jembatan dapat segera terealisasi, oleh karena itu Anggota Komisi B DPRD Jateng Arif Rohman, siap mengawal dan mengajukan ke Gubernur yang saat ini proposal tersebut sudah diterimanya. Anggota Komisi B DPRD Jateng  tersebut berharap warga dukuh Ngembak untuk sabar dan selalu berdoa agar nantinya proposal pengajuan akses jembatan ini bisa terlaksana dan bisa disetujui dalam anggaran perubahan APBD Provinsi  Jawa Tengah 2015. “saya harap mereka bisa sabar dan terus berdoa agar nantinya proposal yang mereka ajukan bisa disetujui, sebab jembatan tersebut memang benar-benar diperlukan untuk akses para warga” terangnya (adi-xfm)

Kodim 0721/Blora Bangkitkan Semangat Kerja Keras Mewujudkan Indonesia Maju dan Sejahtera

SONY DSC

Peserta Uparaca Hari Kebangkitan Nasional 2015

Blora,Kodim 0721/Blora menggelar upacara bendera dalam rangka peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-107 Tahun 2015 (20/05/2015), Inspektur Upacara Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Inf Ariful Mutaqin, Komandan Upacara Danramil 06/Jiken Kapten Arm Sunarto, peserta upacara Seluruh anggota TNI dan PNS Kodim 0721/Blora. di halaman Markas Kodim 0721/Blora.

Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Inf Ariful Mutaqin membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara bahwa setiap 20 Mei bangsa Indonesia secara serempak dan bersamaan menyelenggakan upacara dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional, sebagai momentum perjuangan seluruh rakyat Indonesia. Kebangkitan Nasional merupakan masa bangkitnya semangat nasionalisme, persatuan, kesatuan dan kesadaran sebagai sebuah bangsa untuk memajukan diri melalui gerakan organisasi modern yang sebelumnya tidak pernah muncul selama penjajahan.

SONY DSC

Upacara Harkitnas di Halaman Makodim 0721/Blora 20 Mei 2015

Menkominfo berharap melalui peringatan Harkitnas ke-107 tahun 2015 ini, marilah kita kenang kembali bagaimana semangat perjuangan The Founding Fathers bangsa besar ini untuk diambil sebagai teladan bagi kita semua. Sebagaimana kita ketahui dalam visi misi Presiden dan Wakil Presiden Jokowi-Jk, pembangunan mental dan karakter bangsa menjadi salah satu prioritas utama program pembangunan pemerintah Indonesia sekarang ini. Pembangunan karakter tidak hanya di jajaran berokrasi pemerintah tetapi juga pada seluruh komponen masyarakat. Pembangunan karakter yang disebut dengan ”revolusi mental” tersebut diharapkan akan menghasilkan sumberdaya manusia Indonesia yang kreatif, inovatif, berdedikasi, disiplin, kerja keras dan taat aturan.

Berhasilnya pembangunan mental dan karekter yang baik tersebut akan mewujudkan masyarakat yang tertib dan terbuka sebagai modal sosial yang positif bagi kemajuan bangsa. Sejalan dengan semangat dan jiwa kebangkitan nasional, tema peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-107 tahun 2015 ”Melalui Hari Kebangkitan Nasional Kita Bangkitkan Semangat Kerja Keras Mewujudkan Indonesia Maju dan Sejahtera”. (adi-xfm)

Pecinta Alam Perindagkop UMKM Blora Bersih2 Di Pencu Blora

IMG_20150522_111421

Pecinta Alam Perindagkop UMKM Blora Memungut Sampah Di Pencu Bogorejo (22/05)

Blora,- Puncak gunung pencu di Bogorejo yang katanya merupakan lokasi wisata alam yang baru di Blora dan banyak digandrungi kawula muda. Gunung Pencu berada di wilayah Kecamatan Bogorejo, tepatnya di sebelah utara Desa Gayam. Lokasi Gunung Pencu dapat ditempuh sekitar 1,5 jam dari pusat kota Blora. Gunung Pencu berada pada kawasan pegunungan kapur utara di sebelah timur laut Kabupaten Blora. Pegunungan kapur ini membentang hingga Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Lokasinya yang berada pada perbatasan dua provinsi, Jawa Tengah dan Jawa Timur, Sehingga membuat Kecamatan Bogorejo ini sering digunakan oleh truk-truk pengangkut batu kapur sebagai jalur alternatif distribusi pertambangan.
Pencu Bogorejo yang terletak di pegunung kapur utara, Kota Blora Jawa Tengah tersebut, cocok untuk kemping ramai-ramai, dan sekedar refresing. Nah, untuk menjaga kelestarian alam, sesekali komunitas pecinta alam Perindagkop UMKM Kabupaten Blora bisa refreshing sambil bersih-bersih di Pencu Bogorejo. Asyik juga lho!
Ketua rombongan pecinta alam Perindagkop UMKM Sumarno, SE menjelaskan Oleh karena tempat wisata di Blora kurang diminati dan dikunjungi oleh warga Blora sendiri, maka kami berinisiatif untuk memungut sampah-sampah tersebut. Kami sudah siap dengan plastik sampah berukuran besar untuk memasukkan sampah. Kegiatan rutin tiap hari Jum’at ini kami selalu memperhatikan keindahan dan kenyamanan kota Blora yang akhir-akhir ini kurang mendapat perhatian serius. Karena siapa lagi yang akan membersihkan kalau bukan kita sendiri katanya.
“Setelah puas menikmati pemandangan, berfoto dan bersih-bersih, kami pun beranjak kembali ke kantor dan mengerjakan tugas kantor, ini sesekali sebagai refresing aja,” jelas Sumarno. Senyum puas nampak dari wajah-wajah peserta, mereka berharap tempat wisata yang lain, juga akan kunjungi dan dibersihkan, terutama tempat-tempat yang menjadi idola kaum muda kami ingin menjaga alam tetap lestari dan bersih tambahnya.
Harapannya mereka puas main dan bersih-bersih di Pencu Bogorejo, kami pun kembali ke tempat bekerja semula di dinas Perindagkop UMKM Blora. Untuk menyelesaikan tugas-tugas sehari-hari. Kami lagi menikmati pemandangan sekaligus bersih-bersih. di Pencu sini banyak sampah yang berserakan sisa makan. Totalnya ada 3 plastik sampah yang kami penuhi hari ini.
Menurut pengakuan salah satu peserta gerakan bersih-bersih tempat wisata dan cinta alam, yang tidak mau disebut namanya bahwa komunitasnya berharap tempat wisata di Kabupaten Blora agar dikelola dengan baik, bersih, rapi sehingga benar-benar menjadi alternatif tempat berlibur di dalam kota yang representatif. “Kenapa harus jauh-jauh keluar kota kalau di Blora ada tempat yang bagus”, tegasnya.
Pecinta alam dari Perindagkop UMKM yang dikomandani Sumarno, SE yang berkesempatan mengunjungi Pencu Bogorejo. Tidak hanya sekedar berkunjung namun juga membersihkan lokasi tempat rekreasi anak muda agar terhindar dari sampah-sampah sehingga kelihatan bersih dan tidak kumuh.Mereka kemudian berjalan selama 2 jam lebih mengelilingi area Pencu Bogorejo yang udaranya adem dan sejuk. “Sesampainya di sini, kami langsung memungut sampah sembari trus beristirahat,” tambahnya. (adi-xfm)

Persiapan Kenaikan Peringkat Sabuk Satu Tingkat Yong Moodo Kodim 0721/Blora

SONY DSC

Kodim 0721/Blora Latihan Bela Diri Yong Moodo

Blora,- Untuk persiapan kenaikan peringkat sabuk satu tingkat lebih tinggi dalam bidang olah raga bela diri Yong Moodo,  sebanyak 265 personil jajaran Kodim 0721/Blora mengikuti latihan olah raga bela diri Yong Moodo yang di gelar di Gor Mustika Blora (19/05/2015), instruktur pelatih Serka Ibnu Ady S Babinsa Koramil 09/Randublatung Dim 0721/Blora (Gelar Sabuk Hitam/Dan I).

Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Inf Ariful Mutaqin melalui Pasi Ops Kodim 0721/Blora Kapten Inf Jumanto selaku koodinator lapangan menyampaikan, Yong Moodo adalah salah  satu olah raga bela diri yang sudah menjadi tradisi dan telah mendarah daging dalam jiwa seorang prajurit TNI khususnya prajurit TNI AD, kemungkinan mendatang olah raga Yong Moodo ini sebagai persyaratan untuk Usulan Kenaikan Pangkat (UKP) oleh karena itu saat itu selain kesegaran Jasmani, Renang Militer direncanakan juga ditambah setifikat bela diri militer yaitu bela diri Yong Moodo.

SONY DSC

Personel Kodim 0721/Blora Diasah Olah Raga Bela Diri Yong Moodo

Kegiatan Latihan beladiri ini bukan untuk gagah-gagahan atau disalah gunakan, tetapi sebagai salah satu penguasaan diri untuk pencegahan dalam bentuk beladiri tindak kejahatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain (masyarakat) yang terancam oleh tindakan kejahatan. “Tujuan penguasaan beladiri Yong Moodo untuk perkelahian jarak dekat dengan mengedepankan ketepatan, kekuatan, kecepatan”, tegas Pasi Ops.

Seni beladiri Yong Moodo memerlukan latihan yang kekal, harus di latihkan sedemikian untuk memperkecil resiko latihan yang bersifat fatal. Pelatihan seni beladiri Yong Moodo memerlukan persiapan yang cukup lama dan pengenalan tentang tehnik–tehnik dasar, untuk mengefisienkan kemungkinan–kemungkinan kecil terluka yang di alami oleh para pemula maka dari itu perlu adanya pengawasan dan pelatihan secara bertahap, bertingkat dan berlanjut agar resiko dan keselamatan latihan tidak berakibatkan fatal. Seni beladiri Yong Moodo memerlukan instruksi–instruksi dan praktek langsung dari seorang guru atau Instruktur agar hal–hal yang tidak diinginkan tidak terjadi. (adi-sujono)

Lompia Dapat Meningkatkan Kinerja Satlantas Blora

DSC00162

Tim Lompia Polda Jawa Tengah bersama siswa dan kepala sekolah didampingi Kasat Lantas Polres Blora

Blora,- Bulan ini Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah menggelar Lomba Pelayanan, Inovasi dan Aksi Lalu Lintas (Lompia), antar Polres diwilayah Polda Jawa Tengah khususnya Satuan fungsi Lalu Lintas. Lomba kali ini mengedepankan penilaian pelayanan Polri dibidang lalu lintas antara lain berupa inovasi / terobosan–terobosan kreatif yang telah dilakukan oleh jajaran Polri berkaitan dengan Pelayanan SSB (SIM, Samsat dan BPKB), Pengamanan, Pengaturan, Pengawalan dan lain sebagainya, dalam rangka mewujudkan pelayanan prima kepolisian RI, guna mendukung keberhasilan Polri dalam memelihara Kamtibmas dan Kamseltibcarlantas.

Kasat Lantas Polres Blora Iptu Eko Pujiyono menyatakan selama ini Satlantas Polres Blora sudah berusaha memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat, sehingga keikutsertaaan lomba kali ini merupakan aktualisasi kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan jajaran Satlantas Polres Blora selama ini.  Salah satu contohnya adalah mendatangi sekolah-sekolah di Kabupaten Blora, “Kali ini datang ke SMKN 2 Blora untuk memberikan penjelasan pelaksanaan tertib lalu lintas, termasuk memberikan contoh berkendara yang baik dan harus membawa surat-surat kendaraan”, jelasnya.

Dalam kesempatan itu hadir pula Tim Penilai dari Polda Jawa Tengah di pimpin oleh AKBP Imam Basuki menegaskan bahwa pada lomba ini disamping Pelayanan dan Inovasi / terobosan–terobosan dibidang kelalu lintasan, juga tidak kalah penting yaitu suatu Aksi nyata, agar masayarakat mengerti dan memahami tentang berperilaku tertib lalu lintas / keselamatan berkendara atau safety riding, sesuai dengan Kampanye pelopor keselamatan berlalu lintas tahap III dengan slogan ”Menuju Indonesia Tertib, Bersatu Keselamatan Nomor Satu”. (adi-xfm)

Foto Kegiatan Satlantas Blora di SMKN 2 Blora :

DSC00158DSC00167

DSC00166 DSC00164

DSC00161

TNI Budidayakan Tanaman Talas Bentul Bogor Untuk Menopang Ketahanan Pangan Nasional

IMG_20150519_114847

Budidaya Tanaman Bentul Bogor di Banjarejo

Blora,- Pemerintah Kabupaten Blora melalui Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Blora bersinergis dengan Kodim 0721/Blora untuk mengembangkan tanaman Talas Bentul bogor sebagai upaya penyediaan bahan baku makanan lokal dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan nasional. Melakukan kegiatan tanam talas di wilayah Koramil 03/Banjarejo. Kemarin Komandan Kodim (Dandim) 0721/Blora Letkol Inf. Ariful Mutaqin Melalui Danramil 03/Banjarejo Kapten Inf. Sukemi bekerja sama dengan Kepala Desa (Kades) Sembongin Kecamatan Banjarejo Muntaha bersinergis melaksanakan kegiatan menanam talas bentul Bogor dilahan seluas 200 m2, lahan milik ketua kelompok tani Tani Makmur Ds. Sembongin Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora.

Dandim 0721/Blora Letkol Inf. Ariful Mutaqin melalui Danramil 03/Banjarejo Kapten Inf. Sukemi menjelaskan, bahwa Di Indonesia talas dikonsumsi sebagai makanan pokok dan makanan tambahan. Talas mengandung karbohidrat yang tinggi, protein, lemak dan vitamin. Talas mempunyai nilai ekonomi yang cukup tinggi. Umbi, pelepah daunnya banyak dimanfaatkan sebagai bahan makanan, obat maupun pembungkus. Daun, sisa umbi dan kulit umbi dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak dan ikan secara langsung maupun setelah difermentasi. Tanaman ini mempunyai keterkaitan dengan pemanfaatan lingkungan dan penghijauan karena mampu tumbuh di lahan yang agak berair sampai lahan kering.

IMG_20150519_120402

Anggota TNI di Blora Tanam Talas Bentul Bogor

Jenis Talas Bentul memiliki umbinya lebih besar dengan warna batang yang lebih ungu di banding Talas lainnya. Talas Bentul dapat dipanen setelah berumur 8-10 bulan dengan umbi yang relatif lebih besar dan berwarna lebih muda kekuning-kuningan. Asal mula tanaman ini berasal dari daerah Asia Tenggara, menyebar ke China dalam abad pertama, ke Jepang, ke daerah Asia Tenggara lainnya dan ke beberapa pulau di Samudra Pasifik, terbawa oleh migrasi penduduk. Di Indonesia talas bisa di jumpai hampir di seluruh kepulauan dan tersebar dari tepi pantai sampai pegunungan di atas 1000 m dpl., baik liar maupun di tanam. Di Indonesia khususnya di daerah Bogor terdapat berbagai jenis talas antara lain, Talas Sutera, Talas Bentul dan Talas Ketan. Jelas Danramil Kapten Inf Sukemi.  Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, dilaksanakan secara gotong royong bersama, antara Danramil 03/Banjarejo bersama Kades Sembongin, personel anggota Koramil 03/Banjarejo, anggota Polsek Banjarejo, kelompok tani, dan masyarakat sekitarnya. (adi-Sujono)

Satlantas Polres Blora Kuasai Dalam Kota Antisipasi Arak-Arakan Sepeda Motor Kelulusan SMA

DSC00090

Anggota Satlantas Blora Mengamankan Konvoi Lulusan SMA

Blora,- Kelulusan SMA/SMK di sekolah-sekolah di Blora dilakukan Jum’at (15/5) mulai pukul 15.00. Surat pengumuman diterimakan kepada orang tua. Usai pengumuman para siswa lulusan diberbagai sekolah tentu melampiaskan kegembiraan kelulusannya, dengan berbagai caranya masing-masing. Adanya konvoi sepeda motor pasca kelulusan sudah diantisipasi oleh Polres Blora. Kasat Lantas Polres Blora, Iptu Eko Pujiyono menegaskan bahwa polisi akan menindak tegas siswa yang nekat melakukan konvoi di jalan raya yang tidak mematuhi peraturan lalu lintas, terutama mereka yang tidak mengenakan helm pengaman dan surat-surat kelengkapan kendaraan. Aparat Kepolisian dan Anggota Satlantas sudah disiagakan dititik-titik rawan, pusat kota, perempatan dan pertigaan. untuk melakukan pengamanan, sejak pukul 15.00 WIB. Sebelumnya, polisi juga sudah melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah dan mengimbau agar tidak melakukan konvoi sepeda motor yang bisa mengganggu lalu lintas. “Yang nekat melakukan arak-arakan dengan tidak mengenakan helm dan mengganggu, akan kami tilang,” tegas Kasat Lantas. Meski demikian, konvoi sepeda motor tetap terjadi. Sekitar pukul 16.00 WIB, terdengar iring-iringan sepeda motor yang dikendarai puluhan siswa secara berkelompok. Suara motornya terdengar meraung-raung digeber akan berkeliling kota. Suaranya memekakkan telinga. Berpakaian seragam sekolah yang dicoreng-coreng. Mereka kucing-kucingan dengan aparat kepolisian. Salah satunya terjadi di Jalan Pringgondani Komplek GOR Mustika. Mereka mencorat coret baju seragam abu-abu putihnya dengan spidol dan cat semprot. Mereka meluapkan kegembiraan dengan berkeliling bersama teman-temannya. Ada beberapa siswa yang ditertibkan oleh Kepolisian Resor Blora karena melanggar ketertiban umum. (Adi-xfm)

Galeri Foto Konvoi :

 DSC00088DSC00096

DSC00095

 DSC00087 DSC00094 DSC00093 DSC00091

DSC00089

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 350 pengikut lainnya.